You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tujuh Peserta Ikuti Lomba Busana Berbahan Bekas di Duren Sawit
photo Nurito - Beritajakarta.id

Serunya Emak-Emak Pamerkan Busana dari Bahan Bekas di Duren Sawit

Diiringi lagu Rayuan Pulau Kelapa, tujuh perempuan setengah baya berlenggok layaknya super model di atas catwalk. Dengan penuh percaya diri, emak-emak ini memperagakan busana hasil karya mereka di hadapan juri dan warga yang berkumpul di halaman Kantor Kelurahan Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (10/8).

Saya Pede (percaya diri-red) aja saat tampil 

Berbeda dengan pameran busana pada umumnya, dalam lomba peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI ini, tujuh emak-emak yang berprofesi sebagai guru PAUD, kepala sekolah PAUD dan kader PKK kelurahan tampil mengenakan pakaian yang terbuat dari barang bekas seperti korab beks, kardus, karung, kantong kresek, bekas bungkus kopi, kemasan sabun dan sebagainya yang selama ini jadi sampah rumah tangga.

Sorak yang diselingi suitan dan teriakan kecil penonton terdengar, saat satu per satu peserta bergaya memamerkan hasil karya mereka. Sementara juri yang terdiri dari  unsur Satpel Lingkungan Hidup Kecamatan Duren Sawit,  Kasi Ekbang Kelurahan Duren Sawit dan pengurus TP PKK, tampak fokus menilai keserasian dan desain busana yang dikenakan peserta.

Pemkot Jaktim Gelar Kompetisi Kesenian Nuansa Religi 2022

Lurah Duren Sawit, Santi Nur Rifiandini mengatakan, kriteria penilaian lomba busana ini adalah kreativitas, kesulitan pembuatan, banyaknya bahan yang digunakan, kerapihan dan ekspresi wajah peserta saat tampil di hadapan juri dan penonton.

"Ternyata peserta sangat antusias dan penonton juga senang melihatnya," kata Santi.

Setelah dilakukan penilaian oleh tim juri, tampil sebagai juara pertama Siti Rahayu (58), warga RW 09 Duren Sawit. Juara kedua Eny (34) dari RW 11 dan ketiga Intan (42) dari RW 13. Mereka mendapatkan hadiah berupa piala dan perlengkapan rumah tangga dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Duren Sawit.

Siti Rahayu mengaku, dirinya tak menyangka hasil kreasinya bisa meraih juara pertama. Karena, katanya, dia ikutan lomba ini dengan persiapan minim.

Dia mengungkapkan, hanya ada waktu dua hari mempersiapkan dan merancang busana berbahan koran bekas, kantong kresek, serta karung.  

"Awalnya, saya hanya mau partisipasi saja meramaikan perayaan HUT RI. Ternyata malah meraih juara pertama. Saya ucapkan terimakasih pada kelurahan dan panitia yang menyelanggarakan lomba ini," kata Titik.

Menurutnya, untuk mendesain busanamya ia searching darii google. Setelah dapat, ia mengumpulkan bahan-bahannya dari barang bekas dibantu rekan-rekannya.

"Saya Pede (percaya diri-red) aja saat tampil dan berjalan di atas catwalk,"tuturnya, sambil senyum.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Rano Pastikan Penyintas Kebakaran Kebon Kosong Terlayani Baik

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1319 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pemkot Jakut Dukung Pembangunan Fasilitas Pendidikan di Pluit

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1236 personAnita Karyati
  3. Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

    access_time02-06-2026 remove_red_eye1185 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1079 personTiyo Surya Sakti
  5. Buka Indonesia World Dance Festival 2026, Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Pusat Kebudayaan Global

    access_time30-05-2026 remove_red_eye1072 personAldi Geri Lumban Tobing